Sebuah menara dengan Jam yg besar atau di sebut Jam Gadang oleh orang belanda di sebut Bigben
Sejarah Lengkap Jam Gadang Bukittinggi: Ikon Budaya dan Saksi Bisu Sejarah
Jam Gadang, menara jam megah setinggi 26-27 meter di jantung Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, bukan sekadar penunjuk waktu biasa. Menara ikonik ini telah menjadi saksi bisu perjalanan panjang sejarah Indonesia, dari masa kolonial hingga kemerdekaan. Berikut penjelasan mendalam tentang sejarah dan fakta menarik Jam Gadang.
Asal Usul dan Pembangunan Jam Gadang
Jam Gadang dibangun antara tahun 1925-1927 (terdapat perbedaan catatan tahun di berbagai sumber) atas prakarsa Hendrik Roelof Rookmaaker, yang menjabat sebagai controleur atau sekretaris kota Fort de Kock (nama lama Bukittinggi) pada masa pemerintahan Hindia Belanda .
Beberapa fakta penting tentang pembangunannya:
Hadiah dari Ratu Belanda Jam Gadang merupakan hadiah dari Ratu Wilhelmina kepada Rookmaaker sebagai bentuk apresiasi terhadap pentingnya kota Bukittinggi
Sementara Homestay d' Bukittinggi / Rumah Ambacang lokasinya tidak jauh dari Jam Gadang ini. Lebih kurang 5 menit berkendara dengan jarak lebih kurang 3 KM
Tentu ini akan menjadi pilihan terbaik anda menikmati liburan di Bukittinggi.
Selain itu anda juga dapat menikmati keramaian Pasar Atas dan sekitarnya.
Juga ada Kebun Binatang dan Benteng Port De Kock di kawasan tersebut.
No comments:
Post a Comment